Fungsi Uang, Fungsi Asli Uang, Fungsi Turunan Uang


Fungsi Uang, Fungsi Asli Uang, Fungsi Turunan Uang


       
Secara garis besarnya, fungsi uang dibagi menjadi dua, yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.







a. Fungsi Asli Uang

Fungsi asli uang sebagai berikut.

1. Uang sebagai alat tukar umum
         Uang berfungsi sebagai alat tukar umum apabila uang dipergunakan                                      untuk membeli atau mendapatkan barang dan atau jasa. 
    Contoh: kamu membeli buku dengan uang ( uang ditukar dengan buku).

2. Uang sebagai satuan hitung

     Uang merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menentukan besarnya
     nilai atau harga suatu barang dan jasa. Dengan adanya uang, kamu mudah
     menentukan nilai suatu barang. Contoh: harga sebuah kalkulator Rp150.000,00,
     harga sebuah buku Rp20.000,00, dan sebagainya.

b. Fungsi Turunan Uang

Fungsi turunan uang sebagai berikut.

1. Uang sebagai alat pembayaran
    Sebagai alat pembayaran, apabila uang digunakan untuk melunasi kewajiban.
    Contoh: penggunaan uang untuk membayar utang, membayar rekening listrik,
    membayar pajak, dan membayar uang sekolah.

2. Uang sebagai alat untuk menabung
    Keadaan keuangan seseorang kadang tidak tetap. Suatu hari mempunyai
    kelebihan uang, dan di waktu yang lain kekurangan uang untuk pembayaran tertentu.
    Di waktu ada kelebihan uang, kalian dapat  menggunakan uang tersebut untuk
    memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang, dan sebelum digunakan dapat
    kalian tabung terlebih dahulu.

3. Uang sebagai pemindah kekayaan
    Jika orang tua kalian mempunyai tanah di desa, padahal orang tua kalian tersebut
    tinggal di kota karena bekerja; tanah yang di desa dapat dijual untuk membeli tanah
    di kota untuk tempat tinggal. Dengan begitu, orang tua kalian tidak perlu mengontrak
    rumah, melainkan tinggal di rumah sendiri. Dalam hal ini, uang berfungsi sebagai
    pemindah kekayaan bagi orang tua kalian,  yaitu memindahkan kekayaan yang berupa tanah.

4. Uang sebagai pembentuk/penimbun kekayaan
    Uang dapat digunakan untuk membentuk kekayaan. Kalian dapat menabung
    sedikit demi sedikit untuk persiapan melanjutkan kuliah nanti. Setiap ada kenaikan
    jumlah tabungan (hal-hal lain dianggap tetap), maka kekayaan kalian tersebut
    bertambah. Tambahan kekayaan tersebut pada dasarnya merupakan pembentuk/
    penimbun kekayaan.

5. Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
    Uang dapat merangsang seseorang untuk melakukan kegiatan ekonomi. Oleh
    karena itu, uang berfungsi sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi masyarakat.
   Benarkah demikian? Ya, karena demi uang banyak orang bekerja keras setiap harinya.
    Sebaliknya, orang lebih mudah melakukan kegiatan ekonomi jika ia mempunyai
    modal.



Fungsi-fungsi asli uang :

• Uang sebagai satuan nilai
Fungsi uang yang pertama dikenal dengan berbagai sebutan, salah satunya yang paling umum adalah satuan nilai (unit of value), standar nilai (standard of value), satuan hitung (unit of account), nilai ukur umum (common measure of value) dan nilai denominasi umum (common denominator of value)
Semua istilah-istilah ini mewakili satu gagasan yang umum : Satuan moneter berfungsi sebagai satuan terhadap mana nilai dari barang dan jasa diukur dan dinyatakan.

• Uang sebagai alat tukar
Adalah Uang dapat digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran. Agar uang dapat berfungsi dengan baik diperlukan kepercayaan masyarakat. Masyarakat harus bersedia dan rela menerimanya.
Berbagai istilah telah diberikan untuk fungsi uang yang kedua ini: alat tukar (medium of exchange), perantara pembayaran (medium of payment), alat sirkulasi (sirculating medium), dan alat pembayaran (means of payment).
Satu-satunya syarat yang diperlukan untuk obyek yang akan digunakan sebagai uang adalah bahwa orang umumnya bersedia menerimanya dalam pertukaran barang dan jasa.

• Uang sebagai gudang nilai (store of value)
Fungsi ketiga dari uang, yang sebagian besar yang berasal dari fungsi alat tukar, ialah bahwa uang itu berfungsi sebagai gudang nilai. Yang dimaksud dengan fungsi ini pada dasarnya adalah bahwa uang itu berfungsi sebagai alat tukar, baik sepanjang waktu maupun sewaktu-waktu.

• Uang sebagai alat penimbun kekayaan
Setelah uang digunakan sebagai satuan nilai dan diterima secara umum sebagai alat pembayaran, dengan cepat uang itu digunakan secara luas sebagai alat penimbun kekayaan.
Semua orang dan preusan bisnis bebas memilih dalam bentuk apa, mereka akan menimbun kekayaan mereka, menetukan berapa yang akan mereka pegang dalam bentuk uang dalam berbagai bentuk non moneter dan merubahnya dari waktu ke waktu untuk mencapai
proporsi yang menurut mereka paling menguntungkan berdasarkan penghasilan, keamanan dan likuiditas.

• Uang sebagai unit perhitungan
Untuk menentukan harga sejenis barang diperlukan satuan hitung, juga dengan adanya satuan hitung, kita dapat mengadakan perbandingan harga satu barang dengan barang lain. Walaupun uang hampir selalu berfungsi sebagai unit perhitungan, namun ada contoh-contoh sejarah dimana hal itu tidak terjadi. Dalam hiper – inflasi (inflasi yang sangat besar). Misalnya, bila harga-harga naik hampir setiap jam, para pedagang mengadakan pembukuan dengan menggunakan istilah valuta asing, dengan nilai yang lebih
stabil daripada nilai mata uang dalam negeri walaupun mata uang dalam negeri itu terus beredar. Dengan alasan ini beberapa sarjana dan ahli ekonomi lebih suka berfikir tentang unit perhitungan sebagaimana yang diharapkan, tetapi tidak harus merupakan sifat dan milik (property) uang. Tetapi untuk segala tujuan yang praktis, uang itu berfungsi sebagai unit perhitungan.

Mengapa bahasa di Dunia ini berbeda-beda?


          Mengapa bahasa  di Dunia ini berbeda-beda,  contohnya jika di Indonesia itu tumbuhan lalu mengapa di barat disebut plant, dan di jawa tengah namanya tanduran? Berikan jawaban yang logis dan bukan jawaban yang teologis...!

Bahasa berbeda karena ada isolasi komunitas yang satu dengan yang lain - imagine homo sapiens bermigrasi keluar dari afrika, sebagian pergi ke eropa, yang lain ke asia...bersama waktu masing2 akan mengembangkan istilah sendiri2 karena alam yang dihadapi berbeda (misal yang satu ketemu pohon cemara, yang lain berjumpa bambu) karena tidak ada komunikasi pelan2 perbedaan makin lebar dan akhirnya perbedaan tak terjembatani lagi...jadilah berbagai bahasa.


Sony a6400 & Spesifikasi



jual kamera mirrorless Sony A6400 Kit 16-50mm f/3.5-5.6 OSS harga murah surabaya jakarta

Stabil, cepat, serbaguna, dan ringkas, Sony A6400 Kit 16-50mm f/3.5-5.6 OSS adalah kamera mirrorless format APS-C yang mengadopsi banyak fitur yang biasanya disediakan untuk jajaran full-frame mereka. Termasuk akuisisi fokus otomatis 0.02 detik, Real-time Eye AF dan kemampuan Real-time Tracking, pemotretan kecepatan tinggi hingga 11 fps dan pemotretan silent hingga 8 fps, keduanya dengan AF/AE tracking, BIONZ X image processing engine yang ditingkatkan, layar sentuh LCD 180° yang sepenuhnya dapat dimiringkan, perekaman film UHD 4K dengan pembacaan piksel penuh dan tidak ada penghilangan piksel, perekaman internal untuk video time-lapse, dan banyak lagi.


Sony A6400 sangat cocok untuk para pembuat foto dan video, mulai dari profesional hingga vloggers. Dengan sensor CMOS Exmor 24.2MP dan prosesor gambar BIONZ X, kualitas gambar yang bersih dilengkapi dengan rentang sensitivitas yang luas yang dapat diperluas dari ISO 100 hingga 102.400, bersama dengan kecepatan pembacaan dipercepat untuk perekaman video internal 4K30 dan Full HD 1080p120 dengan pembacaan piksel penuh. Prosesor menguntungkan videografer dengan dimasukkannya pengaturan S&Q (Slow & Quick) Motion yang memungkinkan menangkap video Full HD pada berbagai frame rate mulai dari 1-120 fps, ditambah HLG (Hybrid Log-Gamma), yang mendukung alur kerja HDR, dan kedua S-Log2 dan S-Log3 untuk fleksibilitas color grading.


Pemotretan foto juga mendapat manfaat dari kecepatan pemrosesan, yang memungkinkan continuous shooting pada 11 fps hingga 116 JPEG atau 46 gambar dalam sekali burst, serta output file RAW 14-bit. Kombinasi sensor dan prosesor juga memanfaatkan sistem wide-coverage 425-point phase-detections dan 425-point contrast-detection serta kinerja pemfokusan yang cepat dan tepat. Sistem pemfokusan ini juga memungkinkan Real-time Eye AF, yang memberikan peningkatan akurasi, kecepatan, dan kinerja pelacakan Eye AF, sehingga mata subjek Anda terdeteksi secara otomatis. Selanjutnya, Pelacakan Real-time menggunakan pengenalan objek berbasis AI dan memproses warna, jarak subjek (depth), dan pattern (brightness) sebagai informasi spasial untuk memastikan bahwa semua subjek dapat ditangkap dengan akurat. Semakin fleksibel dan berfitur lengkap di ranah foto dan video, Sony A6400 adalah kamera yang cepat dan tepat untuk pembuatan multimedia.


Melengkapi aset pencitraan, Sony A6400 memiliki bodi magnesium-alloy yang kuat dan fungsi anti-debu yang melindungi filter optik. Profil ringkas ini menggabungkan high-resolution XGA Tru-Finder 2.36m-dot OLED electronic viewfinder untuk eye-level viewing yang jernih, memiliki mode tampilan 120 fps untuk smooth tracking dari subjek yang bergerak cepat. Rear 3.0″ 921.6k-dot touchscreen TFT LCD monitor juga tersedia dan dapat dimiringkan 180° ke atas dan 74° ke bawah untuk mendapatkan manfaat pemotretan dari sudut kerja yang tinggi dan rendah. Desain layar sentuh juga memungkinkan untuk kontrol touch-to-focus yang intuitif. Selain itu, untuk kendali jarak jauh nirkabel melalui kamera, atau untuk hanya berbagi citra online, Wi-Fi internal dan NFC yang terhubung dengan perangkat seluler untuk kontrol nirkabel.



Lensa E PZ 16-50mm f/3.5-5.6 OSS

Lensa ini adalah pendamping yang ideal untuk kamera mirrorless APS-C yang ringkas, lensa E PZ 16-50mm f/3.5-5.6 OSS dari Sony menawarkan equivalent zoom range of 24-75mm serta desain yang dapat ditarik yang membuat kamera Anda jauh lebih baik saat tidak digunakan. Membantu memberikan kualitas optik yang sangat baik di seluruh jajaran adalah elemen dispersi ekstra rendah dan empat elemen asferis untuk memerangi berbagai penyimpangan dan meningkatkan kontras. Lensa ini juga dilengkapi dengan stabilisasi gambar Optical SteadyShot dan mekanisme power zoom, yang keduanya akan membantu Anda menangkap gambar dan video yang halus dan stabil. Selain itu, lensa ini memiliki desain fokus internal, jarak fokus minimum 25 cm, dan menggunakan aperture melingkar 7-blade untuk bokeh yang halus.

Fitur Utama Sony A6400 Kit 16-50mm f/3.5-5.6 OSS
  • 24.2MP APS-C Exmor CMOS Sensor
  • Real-Time Eye AF & Real-Time Tracking
  • XGA Tru-Finder 2.36m-Dot OLED EVF
  • 3.0″ 921.6k-Dot 180° Tilting Touchscreen
  • Internal UHD 4K Video, S-Log3, & HLG
  • S&Q Motion pada Full HD dari 1-120 fps
  • Built-In Wi-Fi dengan NFC
  • 425 Phase- & Contrast-Detect AF Points
  • Hingga 11 fps Shooting & ISO 102.400
  • Lensa E 16-50mm f/3.5-5.6 OSS
Spesifikasi Sony A6400 Kit 16-50mm f/3.5-5.6 OSS

Imaging
Lens Mount                                           Sony E-Mount

Camera Format                                  APS-C (1.5x Crop Factor)

Pixels                                                  Actual: 25 Megapixel Effective: 24.2 Megapixel

Max Resolution                                  24 MP6000 x 4000

Aspect Ratio                                          3:2, 16:9

Sensor Type / Size                                  CMOS, 23.5 x 15.6 mm

File Formats Still Images:                     JPEG, RAW Movies: AVCHD 2.0, MP4, XAVC S Audio:                                                                       AC3, Dolby Digital 2ch, Linear PCM

Bit Depth                                         14-Bit

Dust Reduction System                         Yes

Memory Card Type                                 SD SDHC SDXC microSD microSDHC microSDXC                                                                              Memory Stick Pro Duo Memory Stick PRO HG-Duo                                                                              Memory Stick Micro (M2)
Image Stabilization                                 None


AV Recording

Video Recording                                 Yes, NTSC/PAL

Video Format                                         840 x 2160p at 24/25/30 fps (100 Mb/s XAVC S) 3840 x                                                                        2160p at 24/25/30 fps (60 Mb/s XAVC S) 1920 x 1080p at                                                                      100/120 fps (100 Mb/s XAVC S) 1920 x 1080p at 100/120                                                                      fps (60 Mb/s XAVC S) 1920 x 1080 at 24/25/30/50/60 fps                                                                      (50 Mb/s XAVC S) 1920 x 1080 at 50/60 fps (25 Mb/s                                                                            XAVC S) 1920 x 1080 at 25/30 fps (16 Mb/s XAVC S) 1280                                                                  x 720 at 100/120 fps (50 Mb/s XAVC S) 1920 x 1080p at                                                                        50/60 fps (28 Mb/s AVCHD) 1920 x 1080p at 24/25 fps (24                                                                    Mb/s AVCHD) 1920 x 1080p at 24/25 fps (17 Mb/s                                                                                AVCHD) 1920 x 1080i at 50/60 fps (24 Mb/s AVCHD) 1920                                                                  x1080i at 50/60 fps (17 Mb/s  AVCHD) 1920 x  1080p at                                                                       50/60 fps (28 Mb/s MP4) 1920 x 1080p at 25/30 fps (16 Mb/s                                                                 MP4) 1440 x 1080 at 25/30 fps (MP4) 1280 x 720p at 25/30                                                                   fps (6 Mb/s MP4) 640 x 480 at 25/30 fps

Aspect Ratio                                        16:9

Video Clip Length                                Up to 29 Minutes

Audio Recording                                Built-In Mic: With Video (Stereo) Optional External Mic:                                                                       With Video (Stereo)

Focus Control

Focus Type                                      Auto & Manual Focus

Focus Mode                                      Automatic (A), Continuous-Servo AF (C), Direct Manual                                                                       Focus (DMF), Manual Focus (M), Single-servo AF (S)

Autofocus Points                              Phase Detection: 425 Contrast Detection: 425

Viewfinder/Display

Viewfinder Type                              Electronic

Viewfinder Size                              0.39"

Viewfinder Pixel Count                      2,359,296

Viewfinder Eye Point                      23.00 mm

Viewfinder Coverage                     100%

Viewfinder Magnification             Approx. 1.07x

Diopter Adjustment                     -4.0 to +3.0 m

Display Screen                             3" Rear Screen Tilting Touchscreen LCD (921,600)

Exposure Control

ISO Sensitivity                             100 to 32000 (Extended Mode:100 to 102400)

Shutter                                            Type: Electronic & Mechanical Speed: 30 to 1/4000 Second ,                                                                 Bulb Mode

Remote Control                            RMT-DSLR2 (Optional)

Metering Method                            Average Metering, Center-Weighted Average Metering, Multi-                                                               Zone Metering, Spot Metering, Highlight Weighted

Exposure Modes                            Modes: Aperture Priority, Auto, Intelligent Auto, Manual,                                                                       Movie, Program, Scene Selection, Shutter Priority, Superior                                                                   Auto, Sweep Panorama Metering Range: EV -2.0 to EV 20.0                                                                 Compensation: -5 EV to +5 EV (in 1/3, 1/2 EV Steps)

White Balance Modes                   Auto, Cloudy, Color Temperature, Color Temperature Filter,                                                                  Custom, Daylight, Flash, Fluorescent (Cool White), Fluorescent                                                            (Day White), Fluorescent (Daylight), Fluorescent (Warm White),                                                            Incandescent, Shade, Underwater

Buffer/Continuous Shooting           Up to 11 fps at 24.2 MP for up to 46 Frames in Raw Format Up t                                                            o 11 fps at 24.2 MP for up to 116 Frames in JPEG Format Up to                                                           11 fps at 24.2 MP for up to 115 Frames in JPEG Format Up to 11                                                           fps at 24.2 MP for up to 99 Frames in JPEG Format

Flash

Flash Modes                                 Auto Fill-In Hi-Speed Sync Off Rear Sync Red-Eye Reduction                                                              Slow Sync Wireless

Built-in Flash                                 Yes

Guide No.                                 19.69'  / 6 m ISO100

Max Sync Speed                         1 / 160 Second

Flash Compensation                 -3 EV to +3 EV (in 1/3 or 1/2 EV steps)

Dedicated Flash System                 TTL

External Flash Connection         Hot Shoe, Wireless

Performance

Self Timer                                 2, 5, 10 Seconds

Interval Recording                        Yes

Connectivity                                1/8" Microphone, HDMI D (Micro), USB 2.0 Micro-B, Wired                                                               Remote Port

Wi-Fi Capable                        Yes

Power

Battery                                        1 x NP-FW50 Rechargeable Lithium-Ion Battery Pack, 7.2 VDC,                                                          1080 mAh

AC Power Adapter                       AC-UUE12 (Included)

Operating Temperature               32 to 104°F / 0 to 40°C


Physical

Dimensions (W x H x D)       4.7 x 2.6 x 2.4" / 120.0 x 66.9 x 59.7 mm

Weight                                      14.22 oz / 403 g (with battery and memory card)




Tahukah Anda Rasa Malu Juga Terjadi Pada Pohon.

Rasa malu adalah fenomena yang terjadi secara alami pada beberapa spesies pohon di mana sebagian besar cabang teratas di kanopi hutan menghindari saling bersentuhan.

Fenomena ini pertama kali diamati pada 1920-an, para ilmuwan belum mencapai konsensus tentang apa yang menyebabkannya. Tanda menunjukkan penyebab yang lebih aktif seperti tindakan pencegahan terhadap peneduhan .


Efek visualnya mencolok karena menciptakan batas yang jelas seperti keretakan atau sungai di langit jika dilihat dari bawah.

Setiap pohon memaksa tetangganya ke dalam pola yang memaksimalkan pengumpulan sumber daya dan meminimalkan persaingan yang berbahaya.

Kamera Mirrorles Terbaik Tahun 2019



Image result for mirrorles camera


Hallo guys selamat datang kembali di blog saya. Kali ini saya akan membagi 10 kamera untuk membuat video yang harganya di bawah 20jt buat kalian pengunjung setia kami

Perbedaan kamera mirrorlea dengan DSLR

Berikut adalah perbedaan kamera mirrorles dan DSLR. Ukuran & Berat. Jenis Lensa. Viewfinder. Autofocus. Continous Shot. Video. Fitur. Kualitas Gambar. Ketahanan Baterai dan Harga

1. Sony Alpha A7 III
ensor size: Full-frame | Resolution: 24.2MP | Viewfinder: 2,359K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle touchscreen, 921K dots | Autofocus: 693-point AF | Maximum continuous shooting rate: 10fps | Movies: 4K at 30p | User level: Intermediate/expert

Kesempurnaan untuk seluruh kebutuhan Anda.

Tangkap puncak momen penting dengan α7 III dari Sony. Dilengkapi sensor CMOS full-frame bercahaya belakang yang baru dikembangkan dan inovasi pencitraan canggih lainnya, respons kecepatan tinggi, pengoperasian mudah, dan ketahanan teruji siap untuk berbagai pengambilan gambar.

2. Nikon Z6
Related image

Sensor size: Full-frame | Resolution: 24.5MP | Viewfinder: 3,690K dots | Monitor: 3.2-inch tilt-angle touchscreen, 2,100K dots | Autofocus: 273-point AF | Maximum continuous shooting rate: 12fps | Movies: 4K at 30p | User level: Intermediate/expert

Nikon Z6 memiliki piksel efektif sebesar 24,5 megapiksel dengan ISO 100-51200 yang luas. Nikon Z 6 memiliki peforma dengan sensivitas tinggi dan perekaman film full-frame berkualitas 4K UHD. Fitur-fitur Active D-Lighting, electronic vibration reduction, dan focus peaking dapat digunakan saat pengambilan video berkualitas 4K UHD dan Full-HD. Selain itu, Nikon Z 6 memiliki 273 titik fokus.


3. Nikon Z7

Image result for 2 nikon z7 indonesia

Sensor size: Full-frame | Resolution: 45.7MP | Viewfinder: 3,690K dots | Monitor: 3.2-inch tilt-angle touchscreen, 2,100K dots | Autofocus: 435-point AF | Maximum continuous shooting rate: 9fps | Movies: 4K at 30p | User level: Expert

Sebagai lensanya, pengguna Nikon Z7 atau Z6 baru bisa memakai 3 lensa Z yang ada, yaitu 24-70mm f/4, 35mm f/1.8 dan 50mm f/1.8 dan bila mau pakai lensa Nikon F tersedia adapternya.

Nikon Z7 akan bersaing dengan Sony A7RIII, sedangkan Z6 akan berhadapan dengan Sony A7 III. Menarik ya, kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut ke depannya.

4. Sony Alpha A7R III



Sensor size: Full-frame | Resolution: 42.2MP | Viewfinder: 3,686K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle touchscreen, 1,440K dots | Autofocus: 399-point AF | Maximum continuous shooting rate: 10fps | Movies: 4K at 30p | User level: Expert

Realitas terwujud. Dunia baru.

Pertajam kepekaan Anda terhadap realitas dengan α7R III — teman ideal yang menawarkan keunggulan kecepatan, gambar resolusi tinggi, pengoperasian ala profesional, dan performa andal dalam kondisi keras.

5. Fujifilm X-T3

Image result for 5. Fujifilm X-T3 indonesia

Sensor size: APS-C | Resolution: 26.1MP | Viewfinder: 3,686K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle touchscreen, 1,040K dots | Autofocus: 425-point AF | Maximum continuous shooting rate: 11fps | Movies: 4K at 60p | User level: Expert

X-T3 adalah kamera mirrorless generasi keempat dari Fujifilm yang menerapkan sejumlah pembaruan dibandingkan X-T2 terdahulu. Di jantungnya kini tertanam paduan sensor APS-C Xtrans CMOS 4 resolusi 26,1 megapiksel dan chip pengolah gambar X-Processor 4. X-Processor 4 yang memiliki CPU quad-core diklaim memiliki kinerja komputasi yang 3 kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Fujifilm X-T3 pun disebut mampu melacak pergerakan subyek foto (continuous AF) dengan lebih baik dari X-T2. Soal kemampuan fokus ini, X-T3 dibekali dengan titik AF phase detect sebanyak 425 dan contrast detect sebanyak 169, dengan burst rate 11 FPS. Sensitivitas AF kini mencapai -3 EV (dari -1 EV pada X-T2) sehingga X-T3 seharusnya lebih mudah mengunci fokus dalam situasi low-light.

6. Panasonic Lumix G9

Image result for Panasonic Lumix G9 indonesia

Sensor size: Micro Four Thirds | Resolution: 20.3MP | Viewfinder: 3,686K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle display, 1,040K dots | Autofocus: 225-point AF | Maximum continuous shooting rate: 60fps | Movies: 4K up 60p | User level: Intermediate / expert

“Panasonic terus berevolusi untuk menghasilkan produk terbaru. Lumix DC-G9 menjadi persembahan Panasonic dengan kualitas gambar yang tertinggi dalam sejarah,” kata Digital Imaging Product Marketing Manager PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI), Agung Ariefandi, Senin (5/3/2018).
Berbeda dengan Lumix GH5 yang juga diunggulkan dalam hal kualitas perekaman video, Lumia G9 berada satu tingkat di bawahnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Panasonic Lumix G9 Resmi Hadir di Indonesia dengan Harga Rp22 Jutaan,

7. Olympus OM-D E-M10 Mark III

Image result for olympus om-d e-m10 mark iii review indonesia

Sensor size: Micro Four Thirds | Resolution: 16.1MP | Viewfinder: 2,360K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle display, 1.037K dots | Autofocus: 121-point AF | Maximum continuous shooting rate: 8.6fps | Movies: 4K at 30p | User level: Beginner / intermediate

Olympus kembali menyegarkan lini kamera OM-D kelas pemula dengan meluncurkan E-M10 mk-III penerus E-M10 II, dengan sejumlah peningkatan khususnya di video. Meski masih memakai sensor yang sama yaitu Micro Four Thirds 16 MP tapi prosesor barunya TruePic VIII kini mampu menangani data besar untuk video 4K. Fitur lain yang ditingkatkan adalah area fokusnya dari 81 area menjadi 121 area tapi masih contrast detect seperti kamera Olympus lainnya kecuali Olympus OMD EM-1 II yang mengunakan sistem phase detect AF. Yang suka filter-filter jadul, Olympus mengenalkan “art filter” baru yaitu bleach bypass.

8. Panasonic Lumix GH5S
Image result for Panasonic Lumix GH5S indonesia
Sensor size: Micro Four Third | Resolution: 10.2MP | Viewfinder: 3,680K dots | Monitor: 3.2-inch display, 1,040K dots | Autofocus: 225-point AF | Maximum continuous shooting rate: 12fps | Maximum video resolution: 4K at 60p | User level: Expert

Lumix GH5S merupakan kamera mirrorless model tercanggih yang diposisikan di atas flagship sebelumnya, Lumix GH5. Keduanya akan dijual berdampingan karena memang berbeda karakter. Resolusi sensor micro-four thirds di Lumix GH5S, misalnya, dipangkas dari 20,2 megapiksel (pada GH5) menjadi 10,2 megapiksel. Penurunan resolusi sensor tersebut bukan tanpa alasan. Dengan memakai sensor multi-aspect ratio, dual-gain 10,2 megapiksel, Lumix GH5S disebut mampu menghasilkan tangkapan gambar yang indah di kondisi remang-remang sekalipun. Lumix GH5S diklaim sanggup merekam gambar dengan sensitivitas native hingga ISOP 51.200 dengan noise minimal. Rentang sensitivitas itu bisa diekspansi menjadi ISO 204.800.

9. Sony Alpha A6500


Sensor size: APS-C | Resolution: 24.2MP | Viewfinder: 2,360K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle touchscreen, 921k dots | Autofocus: 425-point AF | Maximum continuous shooting rate: 11fps | Movies: 4K at 30p | User level: Intermediate / expert

Segala bidang ukuran telapak tangan

Dengan fokus otomatis tepat, stabilitas andal, dan operasi layar sentuh intuitif yang dibuat agar pas di tangan, pilih α6500 agar Anda tak melewatkan momen apa pun, dimana pun.

10. Fujifilm X-T20

Image result for fujifilm x-t20 review indonesia

Sensor size: APS-C | Resolution: 24.3MP | Viewfinder: 2,360K dots | Monitor: 3.0-inch tilt-angle touchscreen display, 1,040K dots | Autofocus: 325-point AF | Maximum continuous shooting rate: 8fps | Movies: 4K at 30p | User level: Beginner / intermediate

FUJIFILM X-T20 yang kompak dan berbobot ringan akan lengkap dengan sensor X-Trans CMOS III berukuran APS-C 24,3MP*1 dan mesin pemrosesan citra X-Prosesor Pro.  Sensor dan prosesor yang diperbarui, sepanjang dengan algoritma AF yang dikerjakan-ulang, meninggikan waktu penyalaan kamera dan kinerja AF, yang secara dramatis meningkatkan kemampuannya untuk melacak subjek bergerak, sementara monitor LCD layar sentuh yang miring memungkinkan para pengguna untuk memotret dari berbagai sudut dengan mudah. X-T20 juga telah meningkatkan fungsionalitas video dan mampu menangkap film 4K dengan mode-mode Simulasi Film populer Fujifilm. Teguh dengan etos desain fungsional Seri X, X-T20 juga mengkombinasikan jendela bidik gaya-SLR dan operasi berbasis kenop-putar.




MANAGEMENT PAPER





CHAPTER I
PRELIMINARY

A. Background

In an organization or company, the factor of human resources plays an important role in carrying out its activities, because resources play a role in terms of planning, actors and determinants of the realization of organizational goals. Where each organization or company can certainly have one or several objectives that provide direction and unite the elements contained in the organization. The goal to be achieved is a condition that is better than the previous situation.
To achieve these objectives a series of activities is known as the management process, which consists of actions:
Planning, organizing, mobilizing, and controlling, which is carried out to determine and achieve the targets that have been determined through the utilization of human resources and other resources. These actions are interrelated with each other and is the duty of each leader to regulate the people who are in it to carry out various jobs in order to achieve company goals.

B. Identification of Problems


In an organization or company, good cooperation between employees is an important matter. Likewise, cooperation between employees and leaders needs to be continually improved in order to create a harmonious collaboration, where each party understands the rights and obligations, and can cooperate in carrying out company activities. To achieve company goals, leaders who take the initiative to act and are needed produce a consistent work pattern so that it can influence subordinates in solving common problems that are directed towards achieving company goals.
A successful leader is a leader who can modify and identify his leadership style to fit the work situation, including concerning the assessment made by the leader by his subordinates about how he leads.

C. Purpose
The purpose of writing this paper is to find out the meaning, function, and important role of management in an organization ".



       CHAPTER II
        DISCUSSION
1. Definition of Organization
           What does organization mean? organization can be interpreted as a collection of several people who work together to achieve certain goals. Organizations in any form will always be found in everyday life. Organization is an element that is needed in community life for several reasons, such as organizations used to get something that we cannot do alone, by working together individuals can complete tasks that when worked alone will not be achieved, the organization can provide knowledge sustainable and can be an important source of career.
It is appropriate for an organization to produce something useful for members of the organization and society so that the organization is able to maintain their survival. In general, organizations are divided into two forms, first profit-oriented organizations such as companies that provide goods or services (both large and small) and then non-profit or non-profit oriented organizations such as foundations, museums, government-owned hospitals, schools, social gatherings and others.
Whatever form of organization is needed efforts to manage activities and people as well as other elements within the organization to achieve goals better.

2. Understanding of Management


         All forms of organization where people work together achieve their intended goals, need management. Management is needed by the organization so that efforts to achieve goals become easier. Management is the process of activities through other people to achieve a certain goal and carried out sequentially towards a goal.

 Specifically, there are three main reasons for management needs in organizations, namely:

1. Achieve goals, management facilitates the achievement of organizational and personal goals.
2. Maintaining a balance between conflicting goals, management balances conflicting goals and              activities between stakeholders in the organization (stakeholders) such as owners, employees,              consumers, suppliers and others.
3. Achieving efficiency and effectiveness, efficiency and effectiveness are measures of                            organizational performance.

3. OPINION OF EXPERTS ABOUT MANAGEMENT

1. According to George .R. Teryy Management as an art in completing work through other people.
Management is a typical process, which consists of actions, planning, organizing, mobilizing and monitoring that will be carried out to determine and achieve goals that have been established through the use of human resources and other sources.

2. According to John D. Millet in the book Management in the public service, management's understanding: "The process of directing and facilitating the work of people organized in a desired end" (management is the process of guiding and giving facilities to the work of people people who are organized in formal groups to achieve a desired goal).

3. According to James A.F.Stones and Charles Wankel, management is a process of planning, organizing, leadership, and controlling the efforts of members of the organization and using all organizational resources to achieve the stated goals.

4. According to Paul Hersey and Kennet H. Bowchard limits management as an effort that is done with and with individuals or groups to achieve organizational goals.

5. According to H.B.Siswanto management is art and science in planning, organizing, motivating and judging people and working mechanisms to achieve goals.

6. According to Prof.Dr.H.ARIFIN ABDULRACHMAN in the book "basic management frameworks" can be interpreted: a. Activities / activities

process, namely activities in the sequence sequence
c.insitut / people who carry out activities or process activities.

7. According to T.H Handoko management is working with people to determine, interpret, and achieve organizational goals in the implementation of the functions of planning, organizing, preparing personnel, directing, leadership and supervision.

8. According to the ORDWAY TEAD adapted by DRS.HE. ROSYIDI in the book ‘organization and management" definition of management is "the process and activities of implementing the business lead and show the direction of the organization of the task in realizing the goals that have been set".

9. According to "MARRY PARKER FOLLET", management as an art in completing work through other people ".

10. Koontz and Dannel (1972) "Management is done through the effectiveness of other people" management is the implementation of work through other people.

11. Millet (1954) "management is the process of directing and facilitating the work of informal organizational people group to achive a desire goal" management is the process of leading and launching work from people organized formally as a group to achieve the goals want it.

Davis (1951) management is the fuction of the executive leadership any where (management is a function of every executive leadership anywhere). Kimball and Kimbal (1951) "Management embraces all are tested and made that play to the promotion of necessary is to work and the selection of the principal office "(management consists of all tasks and functions which include the preparation of a company, financing, determination of the outline of policy, provision of all necessary equipment and preparation of the organizational framework and selection of the acting officials.

4. Management Function
The four management functions as the main tasks that must be carried out by a manager in managing the organization to achieve the goal, known as the management process, are as follows:

1. Planning (planning).
The process for determining the goals to be achieved as well as the steps that must be taken to achieve them, including setting goals, formulating objectives, establishing strategies, making strategies, and developing sub-plans to coordinate activities.

2. Organizing (organizing).
The process of assigning tasks, allocating resources and organizing activities in a coordinated manner to each individual and group to implement the plans that have been made, including the determination of where decisions will be made, who will carry out the tasks and jobs, and who will work for whom.

3. Lead (leading)
The process fosters enthusiasm for employees to work well and guide them to carry out activities according to plan in order to achieve goals, inspire and motivate employees to strive to achieve organizational goals.

4. Control (controlling).
The process of measuring performance, comparing the actual results with plans that have been made and taking corrective actions that are needed.


  • The role of management

Every company has management that holds various important roles that determine success in achieving the goals set to be realized together. There are many roles that managers must play / play in a balanced manner so that the right people are needed to carry out these roles.
Good management must play a role in accordance with the situation and conditions of the company or organization. Management who cannot carry out roles according to company demands can bring failure.

The following are the Management Roles that Managers must play:
1. Interpersonal role
   That is the relationship between the manager and the people around him, including;
- Figurehead / Leader Symbol: As a symbol in company events.

- Leader / Leader: Become a leader who motivates employees / subordinates and overcomes problems that arise.

- Liaison / Liaison: Become a liaison with internal and external parties.

2. Information role
Is the role in regulating information owned both from within and outside the organization, including;

- Monitor / Monitor: Oversee, monitor, follow, collect and record events or events that occur either directly or indirectly.

- Disseminator / Spreader: Spread information obtained to people in the organization.

- Spokeperson / Spokesperson: Represents the unit he leads to outside parties.

3. Decision Making Roles
Is the role in making decisions both self-determined and those produced with other parties, including;

- Entrepreneur / Entrepreneurship: Creating creative and innovative ideas and creations to improve work unit performance.
- Disturbance Handler / Problem Solver: Finding a solution and the best solution for every problem that arises.

- Resource Allicator / Resource Allocator: Determines who receives resources and the amount of resources.
- Negotiator / Negotiator: Conduct negotiations with internal and external parties for the benefit of work units or companies.
 Management facilities
To achieve the predetermined goals, tools are needed. Tools are a condition of an effort to achieve the results set. These tools are known as 6M, namely men, money, materials, machines, methods, and markets.

Man refers to human resources owned by the organization. In management, the human factor is the most decisive. Humans who make goals and humans also do the process to achieve goals. Without humans there is no work process, because basically humans are work creatures. Therefore, management arises because there are people who work together to achieve goals.

Money or Money is one element that cannot be ignored. Money is a medium of exchange and a measure of value. The size of the results of activities can be measured by the amount of money circulating in the company. Therefore money is an important tool for achieving goals because everything must be calculated rationally.

This will relate to how much money must be provided to finance labor salaries, the tools needed and must be purchased as well as what results will be achieved from an organization.

Material consists of semi-finished material (raw material) and finished material. In the business world to achieve better results, other than humans who are experts in their fields must also be able to use materials / materials as a means. Because material and human beings cannot be separated, without material the desired results will not be achieved.

Machine or machine is used to provide convenience or generate greater profits and create work efficiency.

The method is a procedure for work that facilitates the work of the manager. A method of daat is expressed as the determination of how the work is carried out a task by providing various considerations to the target, available facilities and use of time, as well as money and business activities. Keep in mind though that the method is good, whereas people who carry it out do not understand or have no experience, the results will not be satisfactory. Thus, the main role in the permanent management of its own people.

Market or market is a place where organizations disseminate (market) their products. Marketing the product is of course very important because if the goods produced are not sold, the production process of goods will stop. It means that the work will not be proceeded. Therefore, market control in the sense of spreading production results is a decisive factor in the company. In order for the market to be mastered, the quality and price of goods must be in accordance with consumer tastes and consumer purchasing power.


  •  Principles of management

The principles in management are flexible in the sense that they need to be considered according to specific conditions and changing situations. According to Henry Fayol, a originator of management theory from France, the general principles of management consist of:

1. Division of work (Division of work)
2. Authority and responsibility (Authority and responsibility)
3. Discipline (Discipline)
4. Unity of command (Unity of command)
5. Unity of direction
6. Prioritizing the interests of the organization above its own interests
7. Employee payroll
8. Centralization
9. Hierarchy (level)
10. Order (Order)
11. Justice and honesty
 12. Stability of employee conditions
      13. Initiative
      14. The spirit of unity, the spirit of the corps



           CONCLUSION

           Once the importance of the role of management in the organization, it was concluded that an organization must have a good management, because management is very important for the smooth running of an organization. Likewise Eran Manager is very useful in an organization. The manager manages the course of all management, and makes the management agenda well-structured and good, the function of the manager is very useful in the organization. Managers must also be able to adjust to the organization, because the manager plays an important role in an organization that he founded. Therefore the role of Management and Managers in an Organization is very necessary.